Riky Metall's Blog di Facebook!

Like Page halaman rikymetalist.blogspot.com di Facebook!
Dan Update status kamu via rikymetalist.blogspot.com disini!

INFO

- Mohon dibaca : Cara download di Blog ini. (rikymetall's Blog)
- Mohon dibaca : CARA DOWNLOAD via TUSFILES.NET
- Jika terdapat Link Download yang rusak, silahkan laporkan kepada saya melalui
email saya di : rikymetal10@gmail.com

Jasa Pemasangan Iklan

Jasa Pemasangan Iklan

PERHATIAN

Perhatian. Khusus Untuk Daerah MEDAN dan SEKITARNYA. Bagi Anda Mahasiswa/Mahasiswi yang sedang menyelesaikan SKRIPSI ataupun Tugas Akhir tetapi Anda Merasa Bingung, Tidak Sempat dan banyak kesibukan untuk mengerjakannya, Anda bisa Hubungi di

rikymetal10@gmail.com

(Jasa Pengerjaan Skripsi). Hanya Menangani Skripsi Mahasiswa dengan Jurusan sbb :

- Bahasa Indonesia - PBSI
- PKn
- Matematika
- Kimia
- Biologi
- Sejarah

TIDAK MELAYANI Jurusan : Bahasa Inggris, Telekomunikasi, Manajemen dan Teknik Informatika, Komputer.
Untuk Harga Bisa Di Negosiasi kepada Bpk. Sarwono. Alamat silahkan tanya melalui EMAIL yang tercantum di atas.
Namun yang terpenting Anda juga harus Membantu walaupun sedikit agar Anda paham apa isi Skripsi Anda.
Beberapa mahasiswa/i dari kampus terkenal di Medan telah menyelesaikan skripsinya disini. :)

Jika Ada pertanyaan, silahkan kirim pesan Anda di : rikymetal10@gmail.com

Friday, October 7, 2011

Merubah Format CD Audio (cda) ke MP3 dengan Format Factory

Hmm, kamu tau format factory kan??
Itu lho… software converter yang menurut saya snagat full power untuk merubah berbagai macam format, baik itu Audio, Grafis dan dokumen. Kali ini saya akan posting tentang bagaimana cara merubah format Audio .cda ke .mp3.
Format .cda adalah format audio yang telah di joining ke CD sehingga rata-rata file audio .cda hanya berukuran gak lebih dari 1 kb. Bagi yang masih awam pasti bingung, kenapa ya lagu yang HANYA 1 KB tersebut bisa diputar di DVD dengan durasi panjang?? Hehehe,,
Oke baiklah, pasti diantara kita masih ada yang bingung, gimana sih cara merubah format .cda ke .mp3?? hmm, disinilah gunanya saya bahas. Software yang kita pakai kali ini adalah Format Factory. Jika masih ada yang belum punya, silahkan download disini!
Upss, tunggu dulu, cara merubah formatnya gak bisa sembarangan lho
Kita harus menyiapkan dulu CD yang berisi audio-audio (cda) yang akan kita rubah formatnya ke mp3. Setelah itu masukkan cd ke komputer dan biarkan komputer membaca CD nya sejenak. Setelah itu
  1. Install dan jalankan Format Factory yang kamu download tadi.
  2. Setelah itu lihat bagian converter di sebelah kiri, dan pilih “ROM Device/DVD/CD/ISO”
  3. Setelah itu pilih “Music CD to Audio File”

  1. Setelah itu akan muncul kotak dialog pencarian file, (biasanya file audio di CD sudah terdeteksi otomatis oleh software ini) (lihat gambar)
 
  1. Setelah klikConvert”
  2. Nah, maka file-file yang akan di rubah formatnya akan ditampilkan di daftar
  3. Setelah itu klik “Start” dan tunggu hingga proses konversi selesai



  1. Setelah semuanya selesai silahkan buka “Output Folder” di sebelah kanannya.
  2. File MP3 sudah jadi J


Thankzz, semoga bermanfaat :D

4 comments:

var cursor = null; if (items && items.length > 0) { cursor = parseInt(items[items.length - 1].timestamp) + 1; } var bodyFromEntry = function(entry) { if (entry.gd$extendedProperty) { for (var k in entry.gd$extendedProperty) { if (entry.gd$extendedProperty[k].name == 'blogger.contentRemoved') { return '' + entry.content.$t + ''; } } } return entry.content.$t; } var parse = function(data) { cursor = null; var comments = []; if (data && data.feed && data.feed.entry) { for (var i = 0, entry; entry = data.feed.entry[i]; i++) { var comment = {}; // comment ID, parsed out of the original id format var id = /blog-(\d+).post-(\d+)/.exec(entry.id.$t); comment.id = id ? id[2] : null; comment.body = bodyFromEntry(entry); comment.timestamp = Date.parse(entry.published.$t) + ''; if (entry.author && entry.author.constructor === Array) { var auth = entry.author[0]; if (auth) { comment.author = { name: (auth.name ? auth.name.$t : undefined), profileUrl: (auth.uri ? auth.uri.$t : undefined), avatarUrl: (auth.gd$image ? auth.gd$image.src : undefined) }; } } if (entry.link) { if (entry.link[2]) { comment.link = comment.permalink = entry.link[2].href; } if (entry.link[3]) { var pid = /.*comments\/default\/(\d+)\?.*/.exec(entry.link[3].href); if (pid && pid[1]) { comment.parentId = pid[1]; } } } comment.deleteclass = 'item-control blog-admin'; if (entry.gd$extendedProperty) { for (var k in entry.gd$extendedProperty) { if (entry.gd$extendedProperty[k].name == 'blogger.itemClass') { comment.deleteclass += ' ' + entry.gd$extendedProperty[k].value; } else if (entry.gd$extendedProperty[k].name == 'blogger.displayTime') { comment.displayTime = entry.gd$extendedProperty[k].value; } } } comments.push(comment); } } return comments; }; var paginator = function(callback) { if (hasMore()) { var url = config.feed + '?alt=json&v=2&orderby=published&reverse=false&max-results=50'; if (cursor) { url += '&published-min=' + new Date(cursor).toISOString(); } window.bloggercomments = function(data) { var parsed = parse(data); cursor = parsed.length < 50 ? null : parseInt(parsed[parsed.length - 1].timestamp) + 1 callback(parsed); window.bloggercomments = null; } url += '&callback=bloggercomments'; var script = document.createElement('script'); script.type = 'text/javascript'; script.src = url; document.getElementsByTagName('head')[0].appendChild(script); } }; var hasMore = function() { return !!cursor; }; var getMeta = function(key, comment) { if ('iswriter' == key) { var matches = !!comment.author && comment.author.name == config.authorName && comment.author.profileUrl == config.authorUrl; return matches ? 'true' : ''; } else if ('deletelink' == key) { return config.baseUri + '/delete-comment.g?blogID=' + config.blogId + '&postID=' + comment.id; } else if ('deleteclass' == key) { return comment.deleteclass; } return ''; }; var replybox = null; var replyUrlParts = null; var replyParent = undefined; var onReply = function(commentId, domId) { if (replybox == null) { // lazily cache replybox, and adjust to suit this style: replybox = document.getElementById('comment-editor'); if (replybox != null) { replybox.height = '250px'; replybox.style.display = 'block'; replyUrlParts = replybox.src.split('#'); } } if (replybox && (commentId !== replyParent)) { document.getElementById(domId).insertBefore(replybox, null); replybox.src = replyUrlParts[0] + (commentId ? '&parentID=' + commentId : '') + '#' + replyUrlParts[1]; replyParent = commentId; } }; var hash = (window.location.hash || '#').substring(1); var startThread, targetComment; if (/^comment-form_/.test(hash)) { startThread = hash.substring('comment-form_'.length); } else if (/^c[0-9]+$/.test(hash)) { targetComment = hash.substring(1); } // Configure commenting API: var configJso = { 'maxDepth': config.maxThreadDepth }; var provider = { 'id': config.postId, 'data': items, 'loadNext': paginator, 'hasMore': hasMore, 'getMeta': getMeta, 'onReply': onReply, 'rendered': true, 'initComment': targetComment, 'initReplyThread': startThread, 'config': configJso, 'messages': msgs }; var render = function() { if (window.goog && window.goog.comments) { var holder = document.getElementById('comment-holder'); window.goog.comments.render(holder, provider); } }; // render now, or queue to render when library loads: if (window.goog && window.goog.comments) { render(); } else { window.goog = window.goog || {}; window.goog.comments = window.goog.comments || {}; window.goog.comments.loadQueue = window.goog.comments.loadQueue || []; window.goog.comments.loadQueue.push(render); } })(); // ]]>

Saya mengharapkan saran dan komentar dari Anda. Namun sangat indah jika Anda ramah dan sopan, serta bijaksana dalam berkomentar. :)

Komentar Terakhir